Makna Upacara Adat Hole di Sabu Raijua

 MAKNA UPACARA ADAT HOLE



Upacara adat hole merupakan acara yg harus dibuat setiap tahun oleh aliran kepercayaan DJINGI TI AU yg biasa disebut/diucap DJINGITIU.

Acara hole sendiri memiliki makna sebagai ritual terakhir setelah rentetan ritual dalam kurun waktu satu tahun, baik ritual dimusim kemarau utk sadap lontar maupun ritual dimusism hujan utk bertani/bercocok tanam.

Disebut ritual terakhir dlm kurun waktu satu tahun karena acara hole diawali dengan upacara adat Lingu Dere Hole pada malam sebelum Kowa Hole dilepas kelautan luas.

Upacara Lingu Dere Hole sendiri harus dilakukan pada malam hari dan dilarang utk menyalakan lampu dlm bentuk apapun ditempat upacara tersebut. Dalam upacara Lingu Dere Hole, kegiatannya adalah tutur adat tentang berbagai macam hal seperti silsilah org sabu sampai marga terakhirnya adalah DEO MURI MARA (arti dari DEO MURI MARA adalah Tuhan yg tidak dibuat, tidak dicipta dan dengan sendirinya ada).

Selain silsilah manusia, silsilah setan dan tuturan ttg berbagai makluk yg hidup dibumi Sarai dgn kegunaan masing-masing diceritakan saat Lingu Dere Hole, semua hal itu dibuat dalam bentuk B'ANYO (Nyanyian).

Setelah Lingu Dere Hole, keesokan harinya dilakukan upacara LEPAS KOWA HOLE (bentuk perahu yg terbuat dari daun lontar)  kelautan yg luas dengan maksud untuk melepas seluruh bala/wabah yg terjadi selama satu tahun yg disebabkan oleh berbagai makluk hidup yg ditutur dalam B'ANYO/nyanyian syair adat, serta sekaligus mempersembahkan berbagai hasil panen selama setahun kepada DEO MURI MARA yg tempat tinggalnya tidak diketahui, sehingga seluruh bala dan seluruh persembahan dilepas ke lautan luas.

Seluruh bala dan persembahan tersebut dilepas kelautan luas karena hanya laut yg memiliki tempat yg sangat luas utk menghanyutkan dan menampung seluruh bala, sedangkan persembahan yg dilepas kelaut pasca panen dianggap bahwa lautlah yg menjadi sumber air, karena penguapan terbesar untuk membentuk awan dan akan turun menjadi hujan adalah laut.


Arti kata DJINGI TI AU ( DJINGITIU) itu sendiri adalah DJINGI artinya MELAWAN.

TI AU artinya PERINTAH MU.

Jadi kata DJINGITIU dalam aliran kepercayaan DJINGITIU merupakan MELAWAN PERINTAH MU atau dengan makna yg lain adalah melawan perintah DEO MURI MARA sehingga manusia telah jatuh kedalam dosa. Karena itulah dalam setiap kegiatan, setiap usaha dan pekerjaan sebagai petani, mereka harus selalu mengawalinya dgn melakukan ritual adat utk memperlancar dan memperoleh hasil yg maksimal. Seluruh permintaan dalam berbagai  ritual itu ditujukan kepada DEO MURI MARA.


Mengapa ada acara sabung ayam pada rentetan upacara adat sebelum hole dan setelah hole karena pada zaman penjajahan, para tua adat sabu melakukan ritual MENANGNGI MUHU (ritual utk meminta ilmu kekebalan utk melawan musuh/penjajah) saat itu, sehingga setelah perang berakhir, ilmu yg diminta dlm bentuk ritual itu harus diturunkan kepada binatang dalam hal ini ayam, supaya manusia dengan manusia tidak perlu berperang lagi, biar ayam dengan ayam yg berperang sampai mati, sehingga UPACARA ADAT TALI MANU D'ABA itu dilakukan saat  melakukan PEJ'IU AI D'ABA (permandian/babtis secara adat) terhadap seluruh bayi yg lahir dalam tahun yg bersangkutan, itulah makna upacara adat TALI MANU DABA, sedangkan sabung ayam setelah upacara adat LEPAS KOWA HOLE  yg disebut SABUNG AYAM DI HOLE MAHIA merupakan bagian acara ritual adat yg dilakukan dizaman DIDA MIHA . karena saat itu DIDA MIHA melakukan sayembara PE IU MANU BALLA (sabung ayam diluar rentetan acara adat) dan harus ijin pada MONE AMA (para tua adat) utk melakukan ritual, karena sesungguhnya melakukan sabung ayam diluar upacara adat dilarang keras oleh MONE AMA. Sayembara yg dilakukan oleh DIDA MIHA selama 7 hari 7 malam,  Karena itulah ritual/UPACARA ADAT HOLE MAHIA harus diadakan setiap tahun dalam kurun waktu 7 hari. Dan sabung ayam diluar upacara adat ini sebenarnya dilarang secara adat.


Demikian makna upacara adat hole, menurut aliran kepercayaan DJINGITIU diwilayah HAWU MEHARA KAB. SABURAIJUA.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silsilah keturunan orang Sabu dan Raijua dari Kika Ga sampai kepada Dida Miha dan Ie Miha.

SEJARAH ASAL USUL NENEK MOYANG ORANG SABU

Tarian Ledo